Gending Peksi Bogor

oleh -849 views
New AGS Bird Farm

Gending Peksi BF Bogor

Kembangkan Derkuku Putih Dari Trah Sendiri

: Gending Peksi BF Bogor sukses kembangkan derkuku warnah putih dari trah sendiri.

Enam tahun Gending Peksi BF Bogor menekuni ternak derkuku putih. Sampai saat ini farm yang berlokasi di Gunung Putri masih tetap eksis dan bahkan bisa dikatakan masih terus mengembangkan hasil produknya. “Saya memilih ternak derkuku putih karena banyak peminatnya dan saya bisa dikatakan bahwa prospek ternak derkuku putih sangat sangat menjanjikan,” terang Hardono pemilik farm.

Ketertarikan Hardono mengembangkan derkuku warna putih berawal ketika dirinya mencoba menekuni ternak derkuku warna pada tahun 2012 silam. Tanpa disangka, produknya yang mayoritas berwarna putih banyak yang beminat untuk memilikinya. “Ternyata derkuku warna putih banyak juga peminatnya, apalagi harganya juga lumayan bagus. Untuk setiap ekornya bisa mencapai angka jual 2,5 juta sampai 5 juta,” katanya lagi.

Nyunggi Wakul Bird Farm - Cak Hari - Gunung Putri- Bogor
Indukan derkuku warna putih dan biasa bisa melahirkan anakan derkuku warna putih

Angka yang menurutnya bisa mendatangkan keuntungan. “Derkuku warna putih memilik prospek bagus dan menguntungkan untuk ditekuni,” imbuhnya. Kenyataan inilah yang membuat Hardono tetap eksis menekuni ternak derkuku putih. Terlebih jika melihat pangsa pasar yang masih terbuka lebar, maka dirinya makin yakin untuk tetap menekuni ternak ini.

Pangsa pasar saya dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Magelang, Surabaya bahkan dari Bali mulai meminta kiriman derkuku putih. Awalnya Gending Peksi BF hanya memiliki satu indukan, kini sudah mencapai 5 pasang. “Sebenarnya saya bisa mengembangkan indukan lebih dari 5 pasang, namun banyaknya permintaan akan derkuku warna putih sehingga saya tidak sempat untuk menyimpan produk untuk dijadikan indukan,” jelas Hardono.

Anakan tidak selamanya berwarna putih, ada juga yang warna derkuku local.

Menurutnya, bagaimana mungkin bisa mengembangkan produksi menjadi indukan, sementara permintaan masih terus berjalan. Bahkan ada beberapa calon pembeli yang terpaksa harus inden untuk mendapatkan anakan derkuku putih produksinya. Melihat kondisi inilah Hardono mengaku akan tetap menambah jumlah indukan menjadi 10 pasang.

Adapun indukan yang bakal ia kembangkan tidak semua berwarna putih. Ada beberapa indukan yang bahkan berwarna derkuku biasa, namun mampu melahirkan anakan warna putih. Hardono kengaku siap mengembangkan derkuku indukan biasa dengan putih, indukan putih dengan putih dan indukan biasa dengan bisa. “Mayoritas indukan saya berwarna derkuku biasa atau local, namun mereka membawa gen warna putih,” lanjut Hardono.

Derkuku anakan warna putih mata merah hasil produksi Gending Peksi BF Gunung Putri Bogor

Diakui olehnya bahwa setiap kali tetasan, anakan yang muncul tidak semuanya berwarna putih. Namun hampir 80 persen anakan berwarna putih dan memiliki warna mata merah. Beberapa produknya juga memiliki kuk 3, 4 sampai 5. Yang terpenting adalah gen yang dibawa adalah warna putih. Dikatakan juga bahwa sistem pengembangan yang dilakukannya, mayoritas indukan yang kini sudah dimiliki berasal dari galur sendiri.

Artinya Hardono mengembangkan indukan yang ia dapatkan dari hasil produk sendiri. Hardono memiliki alasan menggunakan sistem pengembangan trah produksi sendiri. “Saya khawatir jika pengembangan indukan tidak menggunakan galur sendiri, maka akan memecahkan darah yang sudah kental darah putihnya,” lanjut Hardono.

Arumania Bird Farm - Sunaryo - Kediri